Fitness Insports

Efek Berlari Terhadap Otak dan Pikiran

Berlari memang dapat membuat kita lebih sehat dan bugar, apalagi jika dilakukan secara rutin. Namun ternyata, riset terkini menyatakan bahwa berlari tidak hanya mempengaruhi kebugaran tubuh kita, namun juga dapat berpengaruh kepada otak dan cara berpikir kita!

Kok bisa?

Kita Merasa Lebih Positif Ketika sedang Berlari

Pernahkah Anda merasa pikiran Anda lebih terbuka ketika sedang berlari? Ketika Anda selesai berlari, secara tidak langsung pikiran Anda akan lebih bersih dan siap menerima informasi baru. Setelah berlari, Anda juga akan merasakah beban pikiran yang Anda rasakan dirumah atau dikantor mendadak terasa sangat ringan setelah berlari.

Pernahkah Anda merasakan hal tersebut? Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Menurut survei yang dilakukan oleh ahli saraf, kegiatan aerobik seperti berlari ternyata dapat mendongkrak suasana hati dan kesejahteraan emosional seseorang. Jadi jika Anda ingin terus merasa bahagia dan ingin selalu merasa positif? Rajin-rajinlah melakukan olahraga lari!

BACA JUGA : Menghindari kesalahan saat Olahraga Treadmill

Berlari Ternyata Baik untuk Kesahatan Otak

Ketika kita baru terlahir di bumi, kita terlahir dengan sejumlah neuron/sel saraf,dan pada saat kita beranjak dewasa, kita tidak lagi mendapatkan neuron baru. Namun kenyataannya, fakta ini ternyata salah besar. Riset terbaru terhadap binatang yang baru-baru ini dilakukan, menyatakan bahwa ternyata neuron baru tetap dapat diproduksi di otak sepanjang hidup.

Karen Postal, seorang presiden dari American Academy of Clinical Neuropsychology mengatakan bahwa hanya kegiatan aerobik seperti berlari yang hanya dapat menciptakan neuron baru diotak kita. Jika Anda melakukan kegiatan berlari selama kurang lebih 30 menit dan Anda mengeluarkan banyak sekali keringat, secara bersamaan neuron baru akan tercipta di otak kita. Semakin banyak neuron yang tercipta, maka semakin baik pula kesehatan otak kita.

Berlari Dapat Menghilangkan Emosi Negatif lebih Cepat

Sebuah percobaan yang dilakukan oleh Emily Bernstein dan Richard McNally, menemukan bahwa kegiatan aerobik seperti berlari dapat membantu untuk mengurangi emosi negatif. Penelitian ini dilakukan dengan menajak seorang partisipan untuk menonton film sedih yang berjudul The Champ. Setelah partisipan selesai menonton film tersebut dan merasa sedih, kemudian partisipan tersebut berlari selama 30 menit. Dan setelah selesai berlari, partisipan tersebut merasa rasa sedih yang dirasakan sebelumnya telah jauh berkurang setelah selesai berlari.

Jadi buat Anda yang sedang merasa sedih dan ingin merasa ceria, berlarilah selama 30 menit dan Anda akan menjadi lebih merasa positif!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *